| Heboh Playboy Dunia Meninggal Dunia Saat Sedang Bercumbu Dengan 2 Turis |
Siapa yang tidak mengenal playboy kelas dunia ini yang sudah pernah bercumbu dengan 6000 wanita di dunia ini. Namun kejadian naas yang menimpa dirinya saat sedang bersenang - senang dengan dua turis wanita yang di ketahui baru berusia 23 tahun.
Seperti yang di berita oleh berita terkini , nama playboy kelas dunia ini di kenal dengan nama Maurizio Zanlanti yang di beri sebutan dengan nama Romeo. Pria ini sebelumnya terkenal dari sebuah klub malam yang bekerja sebagai panarik wanita untuk masuk ke dalam klub pada tahun 1970- an.
Saat itu, Zanfanti sedang menghibur dua orang turis dari Rumania di belakang mobil pada Selasa malam. Dia tiba-tiba mendapat serangan jantung fatal. Wanita yang terkejut itu segera memanggil paramedis, namun Zanfanti gagal diselamatkan.
Media setempat mengatakan bahwa pria playboy berjuluk "Pecinta ulung di Italia" tersebut, menginginkan cara semacam itu untuk meninggal.
"Zanza meninggal setelah melakukan apa yang dia lakukan paling baik, mencintai wanita," tulis Il Resto Del Carlino, sebuah surat kabar Bologna. Saking terkenalnya, Walikota Rimini mengatakan, Italia kehilangan "legenda malamnya."
Zanfati memulai karirnya di usia 17, tahun 1972. Saat itu, dia bekerja di klub malam bernama Blow Up.
Pekerjaannya adalah untuk berkomunikasi, terutama pada wisatawan Jerman dan Skandinavia di jalan, dan membujuk mereka untuk masuk. Dengan penampilannya, dia hanya mengalami sedikit kesulitan.
Dia mengatakan dengan bangga bahwa di musim panas pada masa jayanya, dia bisa tidur dengan sekitar 200 perempuan. Dia menghabiskan musim dinginnya di Skandinavia untuk bekerja di sebuah agen wisata.
Beberapa kekasih bahkan mendirikan sebuah patung lilin untuknya di sebuah kota di Swedia. Pada tahun 1986, media Italia L'Espresso menjulukinya "Pecinta paling sukses di Italia."
Dia juga pernah mengaku bahwa dirinya merayu seorang jurnalis Prancis untuk mewawancarainya.
Dua tahun lalu, Zanfati menjadi tamu kehormatan di klub malam Rimini, ketika sekelompok wanita Swedia yang mengunjunginya di 1980-an, mendatanginya untuk reuni.
Namun, pada tahun 2014, dia melakukan wawancara terakhir dengan koran Jerman Bild. Zanfati mengumumkan pengunduran dirinya dan berkata: "Di usia 59, saya sudah terlalu tua untuk itu," ujarnya.
Comments